Mengapa Orang Kristen Merayakan NATAL?

natal dan saksi yehuwa
Mengapa Umat Kristen Memperingati Natal?
ALKITAB TIDAK MENGATUR tentang kewajiban maupun larangan bagi umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus Kristus atau Natal. Bahkan Alkitab tidak mencatat secara spesifik tanggal kelahiran Kristus. Oleh karena itu, masalah perayaan Natal menjadi hal yang kontroversial bagi umat Kristen sendiri. Namun demikian, secara mayoritas umat Kristen memperingati Natal.

Terlepas dari kontroveri tentang Natal, saya pribadi merayakannya berdasarkan beberapa pertimbangan. Salah satu pertimbangan telah saya jelaskan di artikel Natal Dan Saksi Yehuwa. Dan dalam artikel kali ini yaitu Mengapa Orang Kristen Merayakan NATAL? kembali saya akan jelaskan mengapa orang kristen seharusnya merayakan hari Natal dengan alasannya.

Kita lihat nubuatan keselamatan yang dinubuatkan dalam Yesaya 25:9 yang berbunyi:

Pada hari itu orang akan mengatakan, “Lihat! Inilah Allah kita. Kita berharap kepadanya, dan ia akan menyelamatkan kita. Inilah Yehuwa. Kita berharap kepadanya. Marilah kita bergembira dan bersukacita atas keselamatan darinya.” (TDB) 
Ayat ini merupakan nubuatan yang ditulis oleh nabi Yesaya tentang ajakkan kepada umat Allah pada suatu hari untuk “bergembira dan bersukacita atas keselamatan darinya”. Dan hari itu terjadi, yaitu yaitu hari di mana terjadi keselamatan dari Allah Yehuwa sendiri, yaitu pada saat Kristus dilahirkan ke dalam dunia ini, yaitu Allah sendiri menjadi manusia untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosanya (Yoh. 1:14). Misi kedatangan Yesus Kristus untuk menyelamatkan orang-orang berdosa ditegaskan oleh rasul Paulus dalam 1 Tim. 1:15 (TDB): “Perkataan ini memang setia dan layak diterima sepenuhnya, yaitu bahwa Kristus Yesus telah datang ke dunia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa. Dari antara mereka ini, akulah yang terutama.”

Jadi jelas, dasar dari umat Kristen merayakan Natal adalah untuk “bergembira dan bersukacita atas keselamatan” yang datang dari pada-Nya, yaitu kedatangan Kristus ke dalam dunia untuk menebus dosa-dosa manusia. Dan sebenarnya merupakan moment yang baik juga bagi orang Kristen untuk mengajak orang lain untuk datang ke gereja pada hari Natal agar orang lain mendapatkan manfaat dan berita Natal dari arti kelahiran Kristus ke dunia. Perayaan Natal sebenarnya dapat dijadikan sebuah penginjilan.

Reaksi yang patut ditiru dalam menyambut keselamatan dari Allah adalah sikap Simeon, seorang yang adil-benar dan saleh, sedang menantikan penghiburan bagi Israel, dan Roh Kudus ada padanya yang dicatat di Lukas 2:25-35. Simeon bersyukur atas kedatangan Sang Juru Selamat. 

Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda “bergembira dan bersukacita atas keselamatan” yang datang dari pada sang Juru Selamat, Yesus Kristus?

Bagaimana dengan Saksi Yehuwa yang mengaku sebagai orang Kristen sejati? Para Saksi Yehuwa tidak memperingati Natal dengan berbagai alasan. Menurut saya, salah satu alasan mendasarnya dapat Saudara baca di artikel Antikristus, Penyesat (2 Yohanes 1:7) Dan Saksi Yehuwa.

Dan dalam artikel kali ini saya juga memberikan alasan lainnya mengapa Saksi Yehuwa tidak memperingatinya, yaitu Saksi Yehuwa tidak dapat bergembira dan merasakan sukacita atas keselamatan yang datang dari Yesus Kristus karena kedatangan Yesus ke dalam dunia bukan untuk menyelamatkan mereka, para Saksi Yehuwa, dari dosa-dosanya. Ya, benar. organisasi Saksi Yehuwa mengajarkan bahwa kedatangan Yesus ke dalam dunia bukan untuk menebus dosa-dosa manusia, melainkan dosa Adam. Baca Apakah Yesus Menebus Dosa Adam Atau Manusia? Jadi jelas, peristiwa kelahiran Yesus Kristus tidak memiliki makna yang berdampak signifikan bagi para Saksi Yehuwa karena tidak menebus dosa-dosa mereka, melainkan dosa Adam. 


Apakah kesimpulannya? Kedatangan Kristus untuk menebus dosa-dosa manusia sudah dinubuatkan di dalam Alkitab. Oleh karena itu, umat Kristen memperingati Natal untuk “bergembira dan bersukacita atas keselamatan dari-Nya”. Sebaliknya, bagi Saksi Yehuwa, Natal tidak memiliki makna apa-apa karena Kristus tidak datang untuk menebus dosa mereka melainkan Adam. Oleh karena itu, bagaimana mereka bisa bersuka cita dan bergembira karena kedatangan Yesus tidak memiliki arti yang bermakna untuk mereka secara pribadi?

Saya sebagai pengelola blog ini mengucapkan:

SELAMAT NATAL 25 DESEMBER 2014. 


KIRANYA SUKA CITA NATAL KARENA ANUGERAH KESELAMATAN DARI ALLAH BAPA MELALUI YESUS KRISTUS DAN PENYERTAAN DARI ROH KUDUS MENYERTAI KITA SEBAGAI ANAK-ANAK-NYA SAMPAI KEDATANGAN-NYA KALI KE-DUA


AMIN

Jika Saudara kurang memahami siapa dan apa di balik ajaran Saksi Yehuwa dan ingin mengetahuinya, silahkan klik Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?.

Bagaimana pendapat Saudara?

Soli Deo Gloria


Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka (2 Petrus 2:1)

Artikel Terkait:
1. Saksi Yehuwa: Penyembah Berhala Modern
2. Mengungkap Organisasi Allah Berkedok Agama Kristen
3. Fakta Saksi Yehuwa: Suatu Kultus Dan Nabi Palsu
4. Saksi Yehuwa Pemberita Injil Sejati Atau Palsu?
5. Mengapa Orang Kristen Merayakan Natal

26 comments :

  1. Merayakan natal bagi ssy bentrok dg doktrin yesus adalah penghulu malaikat Mikhael.

    Maka saksi harus pilih aturan organisasi ( yg tidak boleh mempertanyakan doktrin ), diatas naskah natal yg sumbernya alkitab.

    Padahal naskah natal jika direnungkan sudah dimulai sejak kejadian adam berbuat dosa. Jika Adam tidak makan buah yg dilarang, maka natalpun otomatis teoritis nggak akan pernah ada.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika menganut kepercayaan Yesus adl penghulu malaikat Mikhael, maka Natal adl awal permulaan dinas Mikhael.

      Jadi awal dinas bagi SSW yg gila setoran dinas, tidak perlu dirayakan. Istilah gila krn setiap saksi ujung2nya dinas, dan ditabulasi jumlah jam dinasnya, meskipun dimark up tetap ditabulasi mentah2, justru mark up itu bagus pada hasil akhir tabulasi jam dinas. Betapa gilanya.....

      Salam
      AS

      Delete
  2. Sejarah manusia dipantek pada penanggalan tahun Masehi. Tidak cuma sejarah bangsa israel tapi juga sejarah majapahit dan sriwijaya yg non kristen. Kerajaan dunia baik yg jahat maupun mulia dicatat dg penanggalan Masehi yg berpangkal pada kelahiran Raja abadi.

    KelahiranNya dinubuatkan para nabi besar dan memberi kado yg istimewa.

    Kado apa itu?

    Kado suka cita bagi bayi2 yg bahkan belum dilahirkan, yg jumlahnya milyaran. Bayi2 itu dijanjikan kado keselamatan yg nyata dengan mengimani Yesus jika sudah benar2 lahir dan tumbuh besar badan dan daya pikirnya.

    Kado bisa bertemu keluarga jauh yg sudah lama tidak ketemu, bertemunya di hari natal.

    Kado long weekend tiap tahun terutama bagi anak sekolahan.

    Setiap tahun Yesus lahir di setiap hati manusia dan bisa dirasakan orang yg berkesadaran saja.

    Merry Christmas

    Salam
    AS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bayipun boleh dibaptis, tidak perlu mendengar ajaran mormon yg menolak baptisan bayi, tapi justru membaptis orang mati. Tentunya jangan baptis kayang dan baptisan inisiasi masuk grup kultus.

      Salam
      AS

      Delete
  3. Orang picik berpikiran tidak mungkin Yesus lahir di musim dingin (puncaknya tiap 22des matahari berada paling selatan dari belahan bumi utara). Tidak mungkin gembala menggembalakan ternaknya di musim dingin (seperti ditulis di situs k.........s). Dan dijawab secara garis lintang kota Betlehem memang subtropis tapi musim dinginnya tidak seekstrim eropa atau kanada.

    Hanya ingin menambahi saja:

    Bayi lahir tidak bisa pilih2 musim.
    Penginapan penuh, berarti orang tidak mau kedinginan, maka fully booked, bayi Yesus tidak terkecuali kedinginan juga, apa boleh buat hanya bisa dihangatkan seadanya yg bisa dilakukan.
    Yusuf berprofesi tukang kayu, sudah pasti mahir membuat perapian untuk Maria dan Bayinya, para gembala juga mahir mengumpulkan kayu2 bakar, dan rasanya kitab suci tidak perlu mencatat hal ini.
    Gembala selalu bekerja disegala musim, bukankah bisa (mahir) membuat mantel tebal dari bulu domba dan domba2 sudah pasti tahan dingin.

    Yang bertanya persoalan ini, dijawab dengan cara apapun, selalu saja kukuh dgn keyakinannya sendiri, tidak akan puas jika bukan dari penjelasan kantor pusat melalui publikasinya.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  4. Publikasi mencatat lengkap seluruh nama nabi yg menubuatkan Yesus.

    Antiklimaks, natal tetap dilewatkan saja.

    Dua nabi saja sudah sah apalagi lebih dari dua, tapi sayangnya bentrok dengan doktrin, maka puluhan nabi PL pun tetap diabaikan.

    Nabi Mikha menubuatkan Betlehem, nabi Yesaya menubuatkan dgn simbolisasi "terang", "telah terbit","Raja bagimu", "kesukaan besar", "suka cita", "pembebasan",dll.

    Kekuasaan hamba culas dan tidak setia sangat dominan melebihi nabi PL.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  5. Giliran Natal, isu solis invicti dibesar-besarkan.

    Nah itu Alkitab perdana ditulis dg bahasa Yunani, jelas2 pagan juga dong kalau model logikanya ala ssy. Hitung dah berapa edisi majalah usang yg memblowup solis invicti. Jangan jadi victim dari solis invicti. Perayaannya sudah dihentikan, korbannya baru berjatuhan sekarang.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  6. Merayakan Natal, sama artinya kita bersaksi Kristus benar2 telah lahir di kota Betlehem, tanah Yudea. Mesias sudah datang sesuai janji tulisan suci. Janji Bapa telah terpenuhi.

    Rasanya tidak perlu bagi kita menunggu instruksi untuk merayakannya. Gereja yg tidak merayakan, artinya belum sampai pada taraf menghayati, masih malu-malu menjadi saksi Kristus.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  7. Berbagai keberatan ssy ttg perayaan Natal sudah ditepis situs katolisitas, jadi saksi yg belum baca, ya mampirlah ke sana membaca apology yg lengkap.

    Kalau malas, ya saya coba merangkum jawaban secara ringkas, intinya saja

    Komplain perayaan titik balik musim dingin itu terjawab selisih 3hari, 22des dan 25 Des jelas beda 3hari.

    Komplain perayaan solis invicti terjawab selisih waktunya malah lebih mencolok beda ratusan tahun, dan duluan Natal, sebab yg mencetuskan solis invicti orang murtad, ya jelas duluan Natal dong!

    Komplain musim dingin terjawab dengan membandingkan garis lintang Betlehem dg kota Texas, dan musim dingin negara Itali yg tidak terlalu menggigil.

    Makanya para saksi harus baca yg selengkapnya sebelum asal bicara.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  8. Kalau mau cari perintah untuk merayakan Natal, bisa dicari di hukum kasih yaitu Cintailah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dengan segenap jiwamu, atau cari di sepuluh perintah Allah Kuduskanlah hari sabat.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  9. Natal tentu perayaan orang beriman.
    Orang kafir tidak perlu merayakan apapun.
    Natal boleh diaplikasikan ke dalam bisnis, bukan bisnis yg diaplikasikan pada Natal. Maksudnya pelaku bisnis boleh memasang ornamen Natal untuk menjaring pelanggan, boleh aji mumpung gelar obral dekat2 Natal, hal itu sah dan tidak ada yg harus ditakuti.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  10. Isi komentarnya saya lihat hanya dari intial As aja nih emuanya.
    Mohon ijin, ikut berkomentar ya. Perkenalkan, saya DR.
    Natal. Artikel yang menarik.
    Dari isi artikel sudah menyebutkan bahwa:
    ALKITAB TIDAK MENGATUR tentang kewajiban maupun larangan bagi umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus Kristus atau Natal.
    Tapi harusnya orang Kristen lihat dari pengalaman dan sejarah awal Natal itu muncul.
    Saya ingin bertanya bagi As, dari pembacaan Alkitab anda dari Kejadian sampai Wahyu, pengalaman siapa sajakah yang merayakan hari kelahiran? Adakah hamba Allah atau pengikut Kristus yang merayakan atau menghadiri pesta peringatan hari kelahiran? Bisa tolong sebutkan siapa namanya?
    Di Penghotbah 7:1 “……….. dan hari kematian lebih baik dari pada hari kelahiran”.
    Seorang raja paling bijak dan berhikmat yg memberikan quote seperti itu.
    Mengapa orang Kristen jaman sekarang paling heboh sendiri untuk merayakan Natal yang jelas-jelas tidak ada perintah untuk itu.
    Beli pohon natal, beli hiasan pita-pita dan pernak perniknya. Pohon tahun lalu masih ada. Tapi tahun ini ada trend baru, pohon natal warna putih, jadi itu juga mau di beli. Kemudian beli banyak kado. Untuk acara tukar2 kado di keluarga dan nanti di gereja. Siapkan masakan istimewa dan kue-kue. Kelihatan sih tidak salah tapi menurut saya itu sama saja dengan pemborosan dan ‘usaha menjaring angin’. (Pengh 1:14).
    Hari Natal hanya jadi komiditi orang mencari untung.
    Di jaman Yesus, ketika Ia tau waktunya tinggal sedikit lagi di bumi. Apa yang Ia lakukan bersama-sama dengan muridnya? Pesan apa yang Ia katakan? (Luk 22:19-20).
    Pernahkah Yesus minta merayakan hari kelahiranNya? Yang ada dengan penuh kesederhanaan dan penuh hikmat Ia membagi2 kan roti dan anggur. (Kalau baca dan ikut merenungkan perjamuan malam Tuhan, orang menjadi terharu dan menangis).
    Saya sering menerima jawaban teman Kristen seperti ini kalau ditanya mengapa merayakan Natal. Katanya : “Ya, perayaan ini bukti kasih kami karena Yesus telah lahir ke dunia ini, oleh sebab itu kami bersukacita”.
    Kalau begitu, kenapa harus bersukacita hanya pada waktu tgl 25 Des? Kenapa tidak bersukacita tiap hari tiap saat? Tgl 25 Des juga tidak jelas dari mana asalnya. Di Alkitab saja tidak menyebutkan, hanya perkiraan, hitungan kalender yang belum tentu juga tepat.
    Apakah Tuhan Yesus berkenan dengan perayaan kelahirannya yang notebene bukan tanggal kelahirannya. Maukah anda menerima ucapan selamat ulang tahun dari anak, orangtua, tante, om dan sanak keluarga handai tolan di tanggal yang salah? Begitu seterusnya mereka lakukan terhadap anda tiap tahunnya? Passtiii anda bilang, “haduhh becanda ya orang-orang ini,.” Lama-lama anda kesal juga kan.. Dan merasa tidak ada artinya perayaan itu.
    Lucunya lagi, mungkin karena terpengaruh dengan kritikan di luar sana. Sekarang gereja bisa saja merayakan Natal tidak di tgl 25 Des. Saya kaget juga, karena dapat undangan Natal dari kantor. Tanggal perayaannya di bulan Jan. Ada juga yang sebelum gl 25 Des sudah merayakan Natal lebih dulu.
    Kalau memang tidak ada aturan jelas yang mengatur atau tidak ada perintah mengenai merayakan hari kelahiran/Natal lebih bijak jika tidak usah di rayakan. Jangan memaksakan diri ambil inisiatif yang salah.
    Sekian komentar dari saya. Saya mau menjelajah lagi ke artikel yang lain.
    Terima kasih.DR

    ReplyDelete
    Replies
    1. Helo Sdr DR

      You said

      Mengapa orang Kristen jaman sekarang paling heboh sendiri untuk merayakan Natal yang jelas-jelas tidak ada perintah untuk itu.


      My reply

      Apakah Alkitab melarang utk merayakannya?

      Tentunya yg heboh orang Kristen lah, masa Muslim sih.

      You said

      . . . Kelihatan sih tidak salah tapi menurut saya itu sama saja dengan pemborosan dan ‘usaha menjaring angin’. (Pengh 1:14)
      Hari Natal hanya jadi komiditi orang mencari untung.


      My reply

      Anda benar. Natal telah dikomersialkan utk keuntungan para pelaku usaha.

      Mengenai pemborosan ini opini pribadi Anda yg berbeda dng pengusaha yg mengkomoditikannya.

      You said

      Pernahkah Yesus minta merayakan hari kelahiranNya?


      My reply

      Pernahkah Yesus melarang utk merayakannya?

      Kristus memang memerintahkan utk melakukan Perjamuan, dan saya lakukan setiap 3 bulan sekali.

      You said

      Saya sering menerima jawaban teman Kristen. . . : “Ya, perayaan ini bukti kasih kami karena Yesus telah lahir ke dunia ini, oleh sebab itu kami bersukacita”.

      Kalau begitu, kenapa harus bersukacita hanya pada waktu tgl 25 Des? Kenapa tidak bersukacita tiap hari tiap saat? Tgl 25 Des juga tidak jelas dari mana asalnya. Di Alkitab saja tidak menyebutkan, hanya perkiraan, hitungan kalender yang belum tentu juga tepat.


      My reply

      Tahukah Anda ada jenis-2 sukacita?

      Saya bersukacitakan setiap hari, setiap saat, ya sukacita dpt berkat, kesehatan, dll sukacita.

      Khusus utk Natal sukacitanya berbeda pula seperti yg Yesaya 25:9 jelaskan.

      Saya juga bersuka cita saat natal krn merupakan waktu yg tepat utk mengundang orang-2 Kristen yg lama tidak ke gereja atau bahkan Non-Kristen utk hadir mendengarkan kotbah pendeta. Ini seperti SSY yg mengundang orang-2 saat PMT

      Di gereja yg saya pergi itu memang melakukan penginjilan, bukan hura-hura. Kami memperingati maknanya, bukan tgl-nya. Jd sampai bln Jan, msh ada acara Natal

      You said

      Apakah Tuhan Yesus berkenan dengan perayaan kelahirannya yang notebene bukan tanggal kelahirannya. Maukah anda menerima ucapan selamat ulang tahun dari anak, orangtua, tante, om dan sanak keluarga handai tolan di tanggal yang salah? Begitu seterusnya mereka lakukan terhadap anda tiap tahunnya? Passtiii anda bilang, “haduhh becanda ya orang-orang ini,.” Lama-lama anda kesal juga kan.. Dan merasa tidak ada artinya perayaan itu.


      My reply

      Anda bukanlah Tuhan Yesus shg tidak dapat mewakiliki-Nya seolah-olah Ia tidak senang.

      Jika seseorang mengucapkan selamat ulang tahun di waktu yg salah krn ketidak-tahuannya, pastilah orang mengerti. Yg penting motivasinya baik. Dan memang Alkitab tidak mencatatnya, dan tidak juga melarangnya jadi wajarlah jika salah.

      You said

      . . . mungkin karena terpengaruh dengan kritikan di luar sana. Sekarang gereja bisa saja merayakan Natal tidak di tgl 25 Des. Saya kaget juga, karena dapat undangan Natal dari kantor. Tanggal perayaannya di bulan Jan. Ada juga yang sebelum gl 25 Des sudah merayakan Natal lebih dulu.


      My reply

      Saya merayakan bukan krn tgl-nya tetapi maknanya. Inilah yg penting

      Tahukah Anda bhw SSY dulu merayakan natal juga?

      Silahkan klik di sini. Artikel tsb menjelaskan secara Alkitabiah memang saya merayakan natal sekaligus membongkar kemustahilan dan dusta organisasi SSY yg mengaku beroleh pemilihan oleh Yesus pd 1919.

      Dan tolong jawab pertanyaan di artikel tsb ya

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  11. Reply untuk sdr DR

    Itu namanya keberatan dlm action. Misal merayakan acara tujuhbelasan kita sebut action. Kita rayakan 17 Agustus apa tidak? Kalo di otak sudah muncul wacana kritis mempertanyakan arti kemerdekaan maka berat melaksanakannya.

    Jika keberatan dg natal...silahkan itu hak.
    Jika keberatan melihat orang lain merayakan natal....itu ajaran publikasi balai kerajaan.
    Pengikut Kristus kok bisa keberatan dg Natal? Natal kok berat? Beratnya dimana?

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  12. DR memberi contoh yg tdk sah dan tidak masuk akal.
    Kerabat dekat kita memberi ucapan met ultah ditanggal yg salah berulang-ulang adl contoh tdk sah, diterapkan untuk natal. Membayangkan saja tdk bisa

    Logikanya jika tgl 25 des meleset pasti udah lama terkoreksi dg tanggal yg lebih akurat.

    Kalau diperintah merayakan natal, nanti bisa-bisa muncul polisi natal yaitu orang yg kerjanya nangkap basah orang2 yg nggak merayakan natal. Apa itu baik?

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  13. Selamat sore,,,
    Dear Aw dan AS:
    Anda melewatkan pertanyaan saya : Tolong di jawab dong..
    Komentar saya sebelumnya:….., dari pembacaan Alkitab anda dari Kejadian sampai Wahyu, pengalaman siapa sajakah yang merayakan hari kelahiran? Adakah hamba Allah atau pengikut Kristus yang merayakan atau menghadiri pesta peringatan hari kelahiran? Bisa tolong sebutkan siapa namanya?
    Tambahan dari saya: Tolong kalau sudah ketemu contoh ayatnya di PL dan di PB tolong diceritakan bagaimana gambaran suasana yang terjadi dalam masing2 perayaan ulang tahun tsb? Horor? Thriller?
    Terima kasih. DR

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr DR

      BP beropini 2 buah peristiwa yaitu saat Firaun dan Herodes ber-ultah ada kejadian juru roti dan Yohanes dipenggal maka ultah tidaklah berkenan. 2 peristiwa ditariklah sebuah opini oleh BP; ultah tidaklah boleh.

      Opini BP tersebut disebut sebagai melampaui yang ada tertulis (1 Kor 4:6).

      Dan maaf opini BP tidaklah kredibel dan jauh dari kebenaran karena bisa berubah-ubah. Contohnya ya tahukah Anda bhw organisasi dulu mengajarkan Kristus telah hadir thn 1874? Ingat ya organisasi mengajarkan bhw kehadiran Yesus thn 1874. Dan jika sesuatu yg fix saja yaitu berupa angka tahun bisa berubah menjadi 1914, apalagi cuma opini 2 peristiwa pemenggalan kepala; pastilah opini yg keliru.

      Seperti yg sudah saya katakan bhw saya bisa menjawab mengapa perayaan natal secara Alkitabiah boleh di di sini.

      Saya lihat Anda sudah membacanya dan tolong ya jawab pertanyaannya.

      Terima kasih

      Salam kasih Tuhan Yesus

      Delete
  14. Firaun dan Herodes, mereka itu Diktator. Nggak ulang tahun pun dah sering menggal pala orang, jadi jangan dipukul rata perayaan ulang tahun tidak baik.

    Membuat pembanding yg konyol, hasilnya natal jangan dirayakan, .....malah sebuah titah Dilarang merayakan natal di organisasi jika tidak ingin disidang.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  15. Selamat Malam,
    Pak Awi dan pak AS,
    Berarti dalam kalangan umat Allah jaman Israel dulu dan para pengikut Yesus tidak ada pernah tercatat mereka merayakan hari kelahiran. Hanya umat di luar Israel yang tidak mengenal Allah yang membuat pesta untuk hari kelahirannya. Justru salah satunya umat Allah yang menjadi korban saat perayaan hari kelahiran tsb. Betapa pesta perayaan hari kelahiran yang penuh dengan darah (HOROR).
    Pernahkah di catat dalam Alkitab, ketika Yesus bertambah umur tiap tahunnya, ibu dan bapaknya merayakan hari kelahiranNya yang notabene perayaan hari kelahirannya merupakan hal yang lumrah sejak jaman Israel dulu? Ketika Yesus sudah naik ke surga, apakah murid2 Yesus merayakan hari kelahiranNya? Kalau hal itu merupakan hal yang penting pasti sudah di catat dalam Alkitab.
    Baru belakangan setelah berabad2 kemudian setelah Yesus wafat baru muncul perayaan Natal. Justru hal itu harus kita pertanyakan asal usulnya. Kalau pak Awi dan pak As begitu gencar menguak ajaran SSY sesat, coba lakukan penyelidikan soal ajaran Kristen mengenai Natal ini. Apakah hal itu murni dari kekristenan atau ada ibadat campur kepada dewa2 kafir? Yang jujur ya bapak2.
    Sebagai pengikut Kristus harusnya ya dengar apa perkataaanNya bukan perkataan manusia yang di dengarkan.
    Jika Natal bukanlah hal yang wajib seperti tulisan pak Awi yang mengatakan “ALKITAB TIDAK MENGATUR tentang kewajiban maupun larangan”. Tentu bukan hal dosa kan? Tapi mungkin pak Awi akan jawab saya kebalikannya, bukan hal yang dosa juga kan kalau merayakan Natal?
    Tapi saya mau bilang, hal ini cocok yang dicatat di Yesaya 29:13 atau Mat 15:9. Hayo, masih mau mungkir?
    Begini yah, terlepas dari pendapat bahwa pengajaran SSY sesat, jika sesuatu yang jelas2 bukan pengajaran Kristen pada mulanya ya jangan di teruskan. Kalau kita begitu kristis soal lain kita juga harus kristis juga hal ini (Natal).
    Beranikah pemimpin gereja membuat revisi bagi umat Kristen seluruh dunia untuk menghilangkan Natal seperti yg dilakukan oleh SSY? Berani?
    Kalau saja ada contoh, salah satu tokoh umat Allah dalam Alkitab merayakan pesta atas hari kelahirannya, maka saya akan ikut juga merayakan hari kelahiran saya.
    Terima kasih.
    DR

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr DR

      You said

      Kalau saja ada contoh, salah satu tokoh umat Allah dalam Alkitab merayakan pesta atas hari kelahirannya, maka saya akan ikut juga merayakan hari kelahiran saya.


      My reply

      Maaf ya. Anda adalah budak BP krn Anda mentaati BP. Baca di sini

      Tidaklah penting apa yg Alkitab katakan, yg utama adalah apa yg BP minta Anda kerjakan. BP minta Anda nungging, ya Anda nungging. BP minta Anda membenci ibu Anda, ya Anda melakukannya. Maaf, Anda hanyalah budak BP koq

      Bbrp terjemahan Alkitab menceritakan ttg umat Allah merayakan "birthday" misalnya Ayub 1:4:

      Every year when Job’s sons had birthdays, they invited their brothers and sisters to their homes for a celebration. On these occasions they would eat and drink with great merriment. (Living Bible (TLB)

      His sons went and held a feast in the house of each one on his birthday; and they sent and called for their three sisters to eat and to drink with them (World English Bible)

      Each of his sons hosted a feast in his own house on his birthday. They invited their three sisters to eat and drink with them. (Common English Bible)


      Kita lihat perkataan malaikat sehubungan dng kelahiran Yohanes di Luk 1:14:

      Dan engkau akan bersukacita dan sangat gembira, dan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya (TDB)


      Apakah artinya banyak orang yg akan bersuka cita atas kelahirannya? Bgm orang menunjukkan rasa sukacita atas kelahiran Yohanes? Coba deh Anda renungkan.

      Nah, saya sdh buktikan ada loh bbrp terjemahan, apakah Anda akan merayakan ultah?

      Memang terjadi sesuatu yg horor di saat ultah Firaun dan Herodes, tp tidak ada ultah pun tetap ada banyak horor yg terjadi krn mereka adalah orang-2 jahat.

      You said

      Begini yah, terlepas dari pendapat bahwa pengajaran SSY sesat, jika sesuatu yang jelas2 bukan pengajaran Kristen pada mulanya ya jangan di teruskan.


      My reply

      Alasan saya merayakan natal secara alkitabiah telah saya bahas diNatal dan Saksi Yehuwa. Anda telah membacanya, tetapi sayangnya Anda tidak bersedia menjawab bbrp pertanyaan saya di thread itu. Mengapa? Apakah krn Anda tidak mampu menjawabnya dng akal sehat?

      Saya menilai ajaran SSY bukanlah sekedar sesat, tetapi sebenarnya sebuah kultus berkedok agama Kristen. Sekali lagi, maaf, Anda adalah pengikut kultus. Saya telah buktikan di sini berdasarkan publikasi MP sendiri yg membuktikan bhw organisasi SSY cocok dng ciri-2 sebuah kultus.

      Demi keselamatan kekal Anda, tolong baca blog ini dng pikiran dan hati terbuka. Gunakan daya nalar Anda utk mengevaluasi ajaran yg Anda terima.

      Yg utama buktikan ajaran yg Anda terima adalah emas murni krn hanya emas murni tahan ujian. Jika jerami, pastilah terbakar. Buktikan ajaran yg Anda terima itu emas!

      Anggaplah blog ini sebagai penguji ajaran SSY

      Senang berdiskusi dng Anda. Lebih senang lagi jika Anda mendiskusikannya dng akal sehat

      Salam kasih Tuhan Yesus



      Delete
  16. Selamat malam pak Awi,
    Langsung aja ya,.
    Anda menulis :
    Kita lihat perkataan malaikat sehubungan dng kelahiran Yohanes di Luk 1:14.
    Apakah artinya banyak orang yg akan bersuka cita atas kelahirannya? Bgm orang menunjukkan rasa sukacita atas kelahiran Yohanes? Coba deh Anda renungkan.
    Jawaban saya:
    Saya baca ayat itu tidak menyiratkan sama sekali orang harus merayakan Ultah. Hanya pak Alwi yang mengasumsikan itu dan orang-orang yang keukeuh merayakan Natal yang terus mengait2kan ayat ini.
    Ayat itu berbunyi : “…....... orang akan bersukacita ATAS KELAHIRANNYA ITU”. Pemikiran saya, orang-orang tsb bersukacita atas kelahiran anaknya Elizabeth yang terjadi pada hari itu. Begitu juga halnya yang akan terjadi dengan ibu2 yang melahirkan anak pasti anggota keluarganya bersukacita atas kelahiran anak tsb. Nah pertanyaan setelahnya, apakah Elizabeth dan Zakharia beserta sanak keluarganya lantas merayakan hari kelahirannya Yohanes tiap tahun saat bertambah umur atau Ultah begitu? Sama seperti pertanyaan saya mengenai kelahiran Yesus. Apakah rasul-rasul merayakannya tiap tahun? Kalau ada sejarahnya pengikut Yesus merayakan Natal tiap tahun. Tanggal kelahiran Yesus pasti tidak akan menjadi misteri seperti saat sekarang ini. Betul tidak pak Awi?
    Pak Awi mengutip Ayub 1:4, Gak cocoklah. Coba deh dilanjut dengan membaca ayat 5 nya. Kesimpulan apa yang terbesit di pikiran? Seperti ada penyesalan di dalam hati Ayub setiap pesta anak2nya usai. Kira2 perayaan pesta apakah itu sampai2 Ayub harus mempersembahkan korban bakaran kepada Allah dan timbul pertanyaan sedih dari dalam hatinya? Seperti apakah sikap anak-anak dan istri Ayub terhadap Ayub dan Allah?Suka pesta pora? Apakah umat Kristen saat ini sedang mencontoh apa yang dilakukan oleh anak2 Ayub? Gak jelas juga apa yang di rayakan/ dipestakan.
    Nah begitu lah hasil renungan saya.
    Anda menulis:
    Demi keselamatan kekal Anda, tolong baca blog ini dng pikiran dan hati terbuka. Gunakan daya nalar Anda utk mengevaluasi ajaran yg Anda terima.
    Saya menjawab:
    Oh ya jelas, membaca blog ini tidak serta merta saya telan bulat2. Saya saring lagi kok. Tapi saya ikut senang mencontoh giatnya pak Awi untuk menyelidiki ajaran SSY ini. Tapi jangan membabi buta juga bahwa ajaran di luar sana adalah benar. Jangan nanti ibarat seperti keluar dari mulut macan ehh masuk ke mulut buaya. Mati konyol juga kan.
    Saya sudah menggunakan daya nalar dan hati terbuka saya perihal Natal. Seperti diatas hasil nalar sederhana saya.
    1 Tes 5:21. “Kita harus menguji segala sesuatu. PEGANGLAH YANG BAIK”.
    Pak Awi, jika sesuatu yang tidak di konfirm oleh hati dan pikiran saya, saya tidak akan pegang/ akan tolak ajaran tsb. Terserah orang mau bilang apa.
    Karena perayaan Natal dan Ulang Tahun, hati dan pikiran saya tidak approve sebagai ajaran kekristenan mula-mula.

    Demikian pak Awi. Terima kasih.
    DR

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Sdr DR

      You said

      Saya baca ayat itu tidak menyiratkan sama sekali orang harus merayakan Ultah.


      My reply

      Tidak ada 1 orang pun yg mengharuskan seseorang merayakan/tidak merayakan ultah.

      Saya berulang kali mengatakan saya memiliki bukti berdasarkan pernyataan Paulus tentang hari raya dan makanan di sini. Anda sdh membacanya tetapi sayangnya tidak mencoba membantahnya. Mengapa? Apakah Anda takut tidak mampu menjawab pertanyaan saya di thread tsb?

      Anda berkata dan percaya1 Tes 5:21. “Kita harus menguji segala sesuatu. PEGANGLAH YANG BAIK”. Marilah kita uji kredibilitas organisasi SSY.

      You said

      jika sesuatu yang tidak di konfirm oleh hati dan pikiran saya, saya tidak akan pegang/ akan tolak ajaran tsb


      My reply

      Maaf ya. Anda hidup dlm sebuah ilusi memiliki hati dan pikiran. Anda tidak memilikinya. Seorang budak manusia tdk memiliki apa-2 (di sini buktinya).

      Bahkan Anda tidak percaya Allah, Yesus ataupun Alkitab. di sini membuktikannya. Yg Anda percaya adalah badan pimpinan krn keselamatan kekal Anda bergantung padanya (Baca di sini)

      You said

      Pemikiran saya, orang-orang tsb bersukacita atas kelahiran anaknya Elizabeth yang terjadi pada hari itu. Begitu juga halnya yang akan terjadi dengan ibu2 yang melahirkan anak pasti anggota keluarganya bersukacita atas kelahiran anak tsb. Nah pertanyaan setelahnya, apakah Elizabeth dan Zakharia beserta sanak keluarganya lantas merayakan hari kelahirannya Yohanes tiap tahun saat bertambah umur atau Ultah begitu?


      My reply

      Apakah kelahiran Yohanes dirayakan tiap tahun tidaklah penting. Yg penting Anda mengatakan salah satu tokoh umat Allah dalam Alkitab merayakan pesta atas hari kelahirannya, maka saya akan ikut juga merayakan hari kelahiran saya. Artinya ada tokoh Alkitab dirayakan ultahnya meskipun 1 kali & dicatat.

      You said

      Coba deh dilanjut dengan membaca ayat 5 nya. Kesimpulan apa yang terbesit di pikiran? Seperti ada penyesalan di dalam hati Ayub setiap pesta anak2nya usai.


      My reply

      Ayat 5 tidak menceritakan ttg penyesalan Ayub atas ultah. Ayub takut saat perayaan ultah, anak-2nya berbuat dosa. Baca dong yg benar.

      Lagi pula jika menyesal adanya ultah, Ayub tidak membiarkan ultah dirayakan. Faktanya tiap-tiap anak merayakannya. Jd keluarga Ayub memang merayakan ultah.

      You said

      Kira2 perayaan pesta apakah itu sampai2 Ayub harus mempersembahkan korban bakaran kepada Allah dan timbul pertanyaan sedih dari dalam hatinya? Seperti apakah sikap anak-anak dan istri Ayub terhadap Ayub dan Allah?Suka pesta pora? Apakah umat Kristen saat ini sedang mencontoh apa yang dilakukan oleh anak2 Ayub? Gak jelas juga apa yang di rayakan/ dipestakan.


      My reply

      Tidak penting perayaan yg bagaimana. Yg penting ada umat Allah yg merayakan ultah. Bukankah itu tuntutan Anda?

      You said

      Karena perayaan Natal dan Ulang Tahun, hati dan pikiran saya tidak approve sebagai ajaran kekristenan mula-mula.


      My reply

      Yg tidak approve BP, bukan Anda. Jika BP mengeluarkan terang barunya dng membolehkan setiap Saksi ber-ultah. Pasti ada setuju & ikutkan?

      Terus baca blog ini ya semoga memberikan kamu pencerahan baru ttg organisasi SSY.

      Salam kasih Tuhan Yesus




      Delete
  17. Yg disalahkan Alkitab, knp nggak memerintahkan Natal.

    Emang alkitab memerintah DR untuk abonemen majalah kultus import tanpa lewat bea cukai?
    Emang Year Book itu bukan perayaan ultah, sdr DR? Merayakan ultah dg tidak memeriksa tanggal lahir IBSA.

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  18. Hei, DR

    Alkitab tdk mencatat perintah berbusana kantoran ala saksi, kok kamu nurut aja?

    Pemimpin jemaat2 di Korintus, Effesus, dlsb nggak ada tuh yg mengklaim bagian dr 144000, tiba2 ada segelintir orang amerika ngaku bagian dari 144000. Kok nggak cocok dg kerendahan hati umat Allah yg dahulu?

    Kalok Natal aja kamu bisa galak, wajib tercatat ya....ternyata galakmu terbatas. Terbatas majalah maksudnya....hehe...

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  19. Natal versi horor, 17 agt hari ultah bangsa kita horor juga, 21april ultah Kartini horor juga, ultah Budi Utomo horor juga...wah dunia makin kacau dg Pengawal Majalah MP (disingkat PMMP)

    Salam
    AS

    ReplyDelete
  20. Natal dikait-kaitkan dg pesta pora itu nggak benar. Andai sebuah gereja listriknya di plafon korslet dan kebakar ludes, umatnya merayakan natal dibawah tenda darurat, bukan nyewa gedung yg nyaman.

    Seperti nabi Yesaya yg menubuatkan kelahiran Yesus dg kalimat "Telah terbit bagimu....dst", mencegah orang lain merayakan natal akan sia2 ibarat mencegah matahari terbit, mana bisa?

    Salam
    AS

    ReplyDelete

Tolong SEBUTKAN Nama Atau Initial Anda saat memberi komentar agar memudahkan Mitra diskusi Anda mengidentifikasikan Anda.

Non Kristiani, mohon tidak memberi komentar.

Jika Anda ingin komentar, silahkan klik DI SINI DULU

.