Mitos Dan Bohong: Hamba Setia Dan Bijaksana Berhak Menafsirkan Alkitab

mitos dan bohong saksi yehuwa hamba setia bijaksana
Mitos Dan Bohong Ajaran Saksi Yehuwa
TAHUKAH SAUDARA BAHWA menjadi seorang Saksi Yehuwa berarti harus percaya banyak dusta dan mitos yang dibuat oleh badan pimpinan Saksi-Saksi Yehuwa? Dusta dan mitos inilah yang menghalangi para Saksi Yehuwa mengenal dan mengasihi Allah yang sejati, yaitu Allah Tritunggal.

Mengapa saya katakan mitos dan dusta? Karena konsep pengajaran Saksi Yehuwa tentang “hamba setia dan bijaksana” (Mat. 24:45-46) sama sekali tidak diajarkan Alkitab namun demikian harus diyakini kebenarannya oleh setiap Saksi Yehuwa sebagai anggota dari Lembaga Menara Pengawal. Tanpa  percaya pada dusta dan mitos ini, tidak mungkin seseorang dapat menjadi seorang Saksi Yehuwa terbaptis. Baca Apakah Saksi Yehuwa Percaya Allah, Yesus Dan Alkitab? Tidak untuk bahasannya. 

Konsep Hamba atau Budak Setia Dan Bijaksana

Ajaran sentral Saksi Yehuwa adalah tentang konsep “hamba setia dan bijaksana” yaitu pengultusan pada sekelompok orang sebagai satu-satunya golongan yang berhak menafsirkan Alkitab bagi para Saksi Yehuwa sebagai makanan rohani yang wajib ditaati dan tidak boleh dipertanyakan keabsahannya karena diyakini bersumber ilahi. Mempertanyakannya tafsiran ataupun otoritas golongan budak dianggap sama dengan mempertanyakan otoritas Allah sendiri sehingga tidak ada kebebasan berpendapat para Saksi atas seluruh tafsiran ataupun ketentuan-ketentuan yang ada di dalam organisasi. Dengan demikian, dalam konsep ajaran Saksi Yehuwa sebenarnya golongan “hamba” ini telah menggantikan peranan Roh Kudus. Baca KUNCI Memahami, Roh Kudus Dan Monopoli Alkitab Kristen detailnya.

Seorang Saksi Yehuwa yakin bahwa “Yehuwa berbicara kepada kita [Saksi Yehuwa] melalui Alkitab dan ”budak yang setia dan bijaksana” (Menara Pengawal, 1/5/2000 hlm. 15 )”. Diyakini golongan “Hamba” ini dipilih oleh Yesus sendiri pada tahun 1914/1919 sehingga diklaim bahwa budak ini adalah satu-satunya saluran yang digunakan oleh Yesus untuk memberi makanan rohani kepada orang Kristen sejati. Kita lihat dalam kutipan berikut:

Budak yang setia itu adalah saluran yang Yesus gunakan untuk memberi makan para pengikutnya yang sejati pada zaman akhir ini. Maka, kita perlu mengenali budak yang setia itu. Saluran ini mutlak diperlukan agar kita tetap sehat secara rohani dan memiliki hubungan baik dengan Allah.—Mat. 4:4; Yoh. 17:3. (Menara Pengawal, 15/7/2013 hlm. 20)
Ya, melalui golongan ini para Saksi Yehuwa mendapatkan pencerahan dan pemahaman Alkitab sehingga berhubungan dan menyenangkan hati golongan “Hamba” sangat menentukan kesehatan rohani dan hubungan baiknya dengan Allah. Oleh sebab itu, ia akan berusaha menyenangkan hati penyembahan berhalanya ini di atas segalanya, termasuk kepentingan pribadi seperti pendidikan, pekerjaan, keluarga dan lain-lain hal.

Mitos Dan Kebohongan

Nah, mengapa saya katakan di atas bahwa konsep “Hamba” ini merupakan suatu kebohongan? Silahkan pembaca klik Dusta Organisasi Saksi Yehuwa yang membuktikan berbagai bukti kebohongan organisasi ini; baik tentang klaim palsu pemilihan ilahi ataupun doktrin yang saling berkontradiksi.

Lalu, mengapa saya katakan bahwa konsep “Hamba” ini merupakan suatu mitos? Inilah yang menjadi tantangan bagi Saksi Yehuwa untuk menjawabnya yaitu:

Di bagian mana dari Alkitab yang mengajarkan bahwa ada suatu golongan “Hamba” sebagai satu-satunya sekelompok orang yang berhak menafsirkan Alkitab?

Apa Yang Alkitab Ajarkan

Pengajaran Saksi Yehuwa bertentangan dengan pengajaran Alkitab. Kitab Suci mengajarkan bahwa Roh Kudus lah yang akan memimpin dan mengajarkan manusia kepada seluruh kebenaran. Yoh. 16:13a mengatakan “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran”. Bukan suatu sebuah organisasi yang mengklaim sebagai satu-satunya saluran komunikasi Allah di bumi!

Apakah salah satu pekerjaan Roh Kudus di dalam hidup kita orang percaya ? Alkitab mengajarkan bahwa Roh Kudus itu adalah Roh Kebenaran. Roh Kudus berkait dengan kebenaran dan pengajaran tentang kebenaran. Alkitab berkata bahwa Roh Kudus adalah Pribadi ketiga dari Allah Tritunggal yang mewahyukan kebenaran. Roh Kudus adalah Roh Allah dan Dia adalah Allah sendiri. Roh Kudus disebut sebagai Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar (Efesus 1:17 ). Roh Kudus adalah Roh yang mencelikkan mata hati orang sehingga membuat orang mengerti Firman Tuhan. Seperti janji Tuhan Yesus kepada kita bahwa Roh Kudus akah memimpin kita ke dalam seluruh kebenaran (Yoh. 16:13a).

Pada masa perjanjian Lama, Allah memberikan Taurat kepada Musa agar bangsa Israel hukum Allah. Taurat diberikan supaya mereka yang taat pada Taurat diberkati dan siapa yang tidak taat dikutuk. Namun sejarah bangsa Israel membuktikan bahwa hati bangsa Israel tidak taat kepada Firman Tuhan. Pada Perjanjian Baru, Allah menuliskan hukum-Nya di dalam hati orang percaya. Allah memberikan hati yang baru dan roh yang baru di dalam diri umatNya (Yehezkiel 36:26). Roh Kudus diberikan Allah supaya diam di dalam batin umat-Nya agar mereka dapat hidup menurut segala ketetapan Tuhan dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan Tuhan dan melakukannya (Yehezkiel 36:27). Pada waktu Roh Allah diam di dalam diri seseorang, maka Alkitab berkata “Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku” ( Yeremia 31:34 ).


Apakah kesimpulan kita? Jelas pengajaran Saksi Yehuwa tentang konsep “Hamba” sebagai satu-satunya golongan yang berhak menafsirkan Alkitab telah menggantikan peranan Roh Kudus dan tidak berdasarkan Alkitab alias bidat sehingga konsep ini menjadi penghalang manusia mengenal dan mengasihi Allah sejati yaitu Allah Tritunggal.

Jika Saudara kurang memahami siapa dan apa di balik ajaran Saksi Yehuwa dan ingin mengetahuinya, silahkan klik Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

Bagaimana pendapat Saudara?

Soli Deo Gloria

Karena Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan tampil dan akan memberikan tanda-tanda yang hebat dan keajaiban-keajaiban untuk menyesatkan, jika mungkin, bahkan orang-orang pilihan. (Mat. 24:24, TDB)

Artikel terkait Mitos Dan Dusta Saksi Yehuwa:
1. Mitos Dan Dusta: Lahir Baru Hanya Bagi 144.000 Orang
2. FITNAH Doktrin TRITUNGGAL: Triteisme (TIGA Allah Menjadi SATU)
3. Menyingkap MITOS Dan DUSTA Menghalangi Manusia Mengasihi Allah
4. Apakah Tujuan Saksi Yehuwa Menginjil Dari Rumah Ke Rumah?

1 comment :

  1. Hamba yang ini meninggalkan tugas memberi makan rohani. Para saksi sudah kelaparan, tidak punya argumen teraktual atas apologi yg disampaikan susunan kristen. Hamba ini sembunyi dikantor sambil mengintip internet, tidak siap dg gelombang tsunami yg mengancam keselamatan doktrin sesat organisasi.

    Hamba ini menyimpan bahan makanan terbaik untuk diri sendiri. Merampas roti hidup kawanan besar, merampas perantaraan Yesus untuk kawanan besar, merampas baptisan yg benar, dll.

    Hamba ini membatasi porsi makan anggota keluarga majikan. Membatasi mengenal Yesus sbg Juruselamat.

    Hamba ini menabur racun dalam makanan. Bertaburan dusta yg dilestarikan dari generasi ke generasi.

    Hamba ini tidak takut majikannya. Hanya takut perut buncitnya terlihat, takut make-up nya luntur, takut bisulnya pecah. Tidak takut melecehkan Yesus, tidak takut mengobral nama yg sakral bagi orang yahudi era nabi Musa & era2 selamanya.

    Hamba ini culas & serakah. Menghasilkan uang berlimpah dari menerbitkan majalah yg tidak berguna. Memperbudak manusia modern. Pelit hanya sekedar minta maaf kpd pengikut setianya sendiri, bahkan menyalahkan pengikutnya karena memiliki ekspektasi yg terlalu tinggi.

    Hati2 jangan sampai muntah membacanya.

    Salam
    AS

    ReplyDelete

Tolong SEBUTKAN Nama Atau Initial Anda saat memberi komentar agar memudahkan Mitra diskusi Anda mengidentifikasikan Anda.

Non Kristiani, mohon tidak memberi komentar.

Jika Anda ingin komentar, silahkan klik DI SINI DULU

.