Membuktikan Saksi Yehuwa Adalah NABI PALSU

Berulang kali Menara Pengawal Berseru: KIAMAT!, KIAMAT!, KIAMAT! Silahkan klik GAMBAR ini untuk BUKTINYA

Siapa Dan Apa Saksi-Saksi Yehuwa

Tahukah Saudara sejarah Saksi-Saksi Yehuwa? Bagian ini akan MENGUNGKAP FAKTA Di Balik SAKSI-SAKSI YEHUWA. Silahkan klik GAMBAR ini

BUKTI Ajaran Saksi Yehuwa Adalah Bidat

Silahkan klik GAMBAR ini untuk membuktikan Ajaran Saksi Yehuwa adalah Bidat

PERHATIAN BAGI SAKSI YEHUWA

Silahkan klik GAMBAR ini yang memahami ALASAN dan MENGAPA saya menulis blog ini.

Apakah KEKRISTENAN Sebuah Agama (YOH. 14:6)?

Apakah Kekristenan Sebuah Agama?
APAKAH KEKRISTENAN merupakan salah satu agama-agama dunia? Saya yakin semua orang setuju bahwa Kekristenan merupakan salah satu agama dunia. Demikian juga saya menyetujuinya jika berbicara Kekristenan sebagai sistem kepercayaan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa yang membedakan antara agama-agama lainnya. Namun demikian, apakah esensialnya Kekristenan adalah sebuah agama? Menjawab hal ini menjadi sebuah isu yang kontroversial karena adanya pro dan kontra. Pendapat saya pribadi adalah esensi sebenarnya Kekristenan bukanlah sebuah agama! Mengapa? Sederhana, karena Kekristenan melampaui sebuah agama. Bagaimana mungkin?

Pemahaman ELITISME: Agama Dan Kristen Sejati

Saksi Yehuwa memiliki rasa dan sikap yang spesial
Sikap Elitis Saksi Yehuwa
DALAM ARTIKEL Sikap Dan Perasaan Elitis telah dibuktikan bagaimana setiap Saksi Yehuwa merasakan dirinya sebagai sebuah grup yang spesial (elitisme). Perasaan elite ini menjadikan para Saksi Yehuwa memiliki perasaan lebih utama atau superior dibandingkan dengan orang-orang di luar organisasi Menara Pengawal. Sikap elitis ini dihasilkan dan dibangun melalui proses internalisasi yang terus-menerus ditanamkan di dalam pikiran dan hati para Saksi Yehuwa di dalam sesi perhimpunan di Balai Kerajaan atau di rumah-rumah mereka.

Tentunya jika seseorang merasa lebih utama atau superior tidaklah salah jika memang faktanya demikian. Misalnya seorang genius seperti Albert Einstein tidaklah keliru jika memiliki sikap elitis dengan menganggap dirinya lebih superior kemampuan otaknya dibandingkan orang lain. Namun demikian, faktanya sikap elitis para Saksi Yehuwa sengaja diinternalisasikan untuk tujuan manipulatif dan tidaklah dibangun berdasarkan fondasi dan asumsi yang benar, kecuali pada sikap ignorance atau ketidak-tahuan atau lebih tepatnya kedunguan Saksi Yehuwa karena meyakini apa yang dipublikasikan Menara Pengawal sebagai sebuah kebenaran absolute.

Sikap Dan Perasaan ELITIS Anggota KULTUS

Sikap Elite Saksi Yehuwa
SETIAP ANGGOTA kultus berkedok agama Kristen merasa dirinya sebagai kelompok yang spesial atau elite yaitu sebagai umat pilihan Allah, merasa memiliki pengetahuan atau kemampuan lebih atau superior dibandingkan dengan orang-orang di luar grupnya. Demikian juga dengan Saksi-Saksi Yehuwa sebagai anggota dari grup kultus organisasi Menara Pengawal. Mitos yang sedemikian rupa dibangun dalam publikasi-publikasi Menara Pengawal dan diinternalisasikan di dalam hati dan pikiran para Saksi Yehuwa. Kita perhatikan komentar seorang apologet Saksi Yehuwa bernama Firman Yehuwah sebagai bukti bahwa kelompoknya, seperti juga nabi Yehezkiel yang diutus, secara khusus dipilih dan ditugaskan oleh Allah Yehuwa untuk mengingatkan Firman Allah kepada publik. Demikian juga dalam artikel Hamba Setia dan Badan Pimpinan  telah dijelaskan bahwa pada tahun 1918/1919 grup ini telah dipilih secara ilahi karena “katanya” organisasi ini setia memberikan makanan rohani pada waktunya. Padahal klaim ini hanyalah sebuah dusta yang diyakini oleh para Saksi Yehuwa. Silahkan baca artikel Membedakan Agama Kristen Palsu Dengan Sejati untuk membuktikan bualan sebuah grup kultus.

Proses INTERNALISASI Doktrin Absolute KULTUS

Internalisasi Doktrin Kultus
Internalisasi Dalam Proses Belajar Saksi Yehuwa 
JIKA SAUDARA pernah bertemu dan sempat berdiskusi dengan seorang Saksi Yehuwa, tentunya Saudara terkesan dengan kepiawaiannya dalam membolak-balik Alkitab untuk menunjukkan letak ayat-ayat Alkitab sehubungan dengan topik diskusinya dengan Saudara. Seolah-olah seluruh isi Alkitab dihafal oleh Saksi Yehuwa itu. Dulunya, saya sangat terkesan karena hampir setiap Saksi-Saksi Yehuwa memiliki keahlian yang demikian luar biasa. Itu dulu sebelum saya mempelajari lebih mendalam tentang organisasi Saksi Yehuwa. Tetapi sekarang kesan yang berbeda timbul yaitu menakutkan. Mengapa? Sebenarnya, kemampuan Saksi-Saksi Yehuwa bukan diperoleh berdasarkan hafalan, melainkan internalisasi. Ada perbedaan besar antara menghafal (memorize) dengan internalisasi (internalize). Pada dasarnya definisi menghafal (memorization) adalah usaha memasukkan sesuatu ke dalam memory atau ingatan. Sebaliknya definisi internalisasi lebih kompleks seperti dijelaskan oleh wikipedia secara umum sebagai berikut:

AGAMA SAKSI YEHUWA: PEMBERITA KASIH atau KEBENCIAN?

Pola Pikir Hitam Dan Putih
DI DALAM ARTIKEL Pola Pikir Saksi Yehuwa: Hitam Putih telah dibahas bagaimana seorang Saksi Yehuwa diprogram melalui proses internalisasi untuk memiliki pola pikir “hitam dan putih“ (black and white thinking) atau “either/or“ yang demikian ekstrem di dalam dirinya sehingga seorang Saksi Yehuwa memandang dunia ini hanya dalam 2 buah warna yaitu hitam dan putih sehingga tidak ada warna lainnya di dalam persepsinya. Sesuatu digambarkan sebagai yang “sempurna“ versus “rusak total“, “benar“ versus “salah“, “baik“ versus “jahat“, “Allah“ versus “iblis“ dan “organisasi Allah“ versus “organisasi setan“.  Steve Hassan mengatakan:

BUKTI YESUS ALLAH MELALUI KARYA PENCIPTAAN

Yesus Kristus Mencipta Alam Semesta
Yesus Mencipta Alam Semesta
DI DALAM ARTIKEL Yesus 1 Hakekat Dengan Allah Bapa: Mencipta telah dijelaskan Yesus sebagai Allah sejati, satu hakekat dengan Allah Bapa, menciptakan segala sesuatu bersama-sama dengan Allah Bapa jika dibandingkan Kej. 1:1-26  dengan Yoh. 1:3 dan Yes. 45:12.

Tentunya pemahaman ini bertentangan dengan doktrin organisasi Saksi Yehuwa yang mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah ciptaan Allah yang pertama dan melalui Pribadi Yesus lah Allah Bapa menciptakan segala sesuatunya (perkara yang lain). Perhatikan kutipan berikut ini:

MENGENALI GURU & NABI PALSU: BUAHNYA (Mat. 7:15-16)

NABI DAN GURU PALSU
ORGANISASI SAKSI-Saksi YEHUWA banyak mengklaim sepihak bagi dirinya sendiri sebagai sesuatu yang spektakuler dan spesial. Beberapa klaim atau bualannya adalah mendapatkan pemilihan secara ilahi oleh Yesus Kristus sendiri pada tahun 1914, menyatakan bahwa kepemimpinannya saat ini mengikuti teladan para rasul yang ada di Yerusalem dulu dan keputusan yang dibuat oleh pemimpin (disebut sebagai badan pimpinan) Lembaga Menara Pengawal berada di bawah bimbingan Roh Kudus serta mengklaim bahwa organisasi Saksi Yehuwa dipimpin langsung oleh Allah. Perhatikan kutipan publikasi Menara Pengawal berikut ini:
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan." (Mat. 11:28-30)

.

.