Membongkar Inti Agama Saksi Yehuwa: Kristen Sejati, Sesat atau Kultus?

bagaimana memilih agama kristen yang baik?
Bagaimana Memilih Agama Kristen Yang Baik Dan Sejati?
SALAH SATU FAKTOR yang mempengaruhi manusia dalam berpikir, berperilaku, berpandangan hidup, berinteraksi dengan sesama, bahkan kehidupan kekalnya dan lain-lain hal adalah agama kepercayaan yang dianutnya. Dan bagi Saudara yang sedang belajar dengan Saksi Yehuwa ingin menjadi seorang Saksi atau ingin mengetahui siapa dan apa ajaran Saksi-Saksi Yehuwa sebenarnya, silahkan pelajari thread artikel ini yang akan memberikan panduan rangkuman isi blog ini.

Eskatologi: Kebangkitan Tubuh Kekal

akibat dosa surga dan neraka saksi yehuwa
Eskatologi: Kebangkitan Tubuh Kekal
AJARAN SAKSI YEHUWA tidak meyakini neraka sebagai tempat penyiksaan kekal karena beberapa pemahaman yang salah tentang konsep: (1) Keadilan Allah, (2) Akibat dosa, (3) Kebangkitan tubuh (4) Dan natur dari neraka. 

Untuk bisa memahami bahasan artikel ini yaitu Eskatologi: Kebangkitan Tubuh Kekal, saya persilahkan pembaca mengklik bahasan sebelumnya yaitu point 1 dan point 2 di atas karena artikel ini merupakan bagian [sambungan] yang tidak terpisahkan dari 2 artikel tersebut.

Kali ini saya akan mendiskusikan kekeliruan point ke-3 ajaran Saksi Yehuwa yaitu tentang kondisi kebangkitan tubuh bagi semua orang

Mengapa Allah Menyiksa Orang Kekal di Neraka? Akibat Dosa

saksi yehuwa mengapa allah menyiksa manusia di neraka
Mengapa
ARTIKEL APAKAH ALLAH Adil Menghukum Manusia Kekal dalam Neraka? mengkaji variasi ajaran Saksi Yehuwa tentang annihilasionisme — yaitu manusia tidak akan disiksa kekal di dalam neraka melainkan hanya “dimusnahkan atau dipadamkan” setelah seseorang meninggal dunia dan lalu dibangkitkan seolah-olah beroleh hidup dengan lembaran baru — terbukti tidaklah menegakkan “keadilan Allah” seperti yang diklaimnya. Bahkan faktanya bertentangan dengan Alkitab dan jauh dari pada keadilan Allah. Silahkan baca artikel Api Neraka untuk memahami argument-argument Saksi Yehuwa tentang neraka.

Mengapa doktrin annilasioanisme Saksi Yehuwa tidak alkitabiah? Salah satunya karena pengajaran yang salah tentang akibat dari dosa. Menurut ajaran Saksi Yehuwa upah atau akibat dosa adalah maut (Roma 6:23, NW menerjemahkan; kematian). Kata “kematian” ditafsirkan secara literal yaitu kematian secara fisik. Dan digabung dengan Roma 6:7, “Karena ia yang mati telah dibebaskan dari dosanya” (NW) maka lengkaplah ajaran sesat ini yaitu kematian seseorang terjadi akibat dosa asal Adam dan ketika ia meninggal dunia maka kematiannya itu telah membebaskan dari dosa perbuatannya sehingga tidak ada akibat dosa yang harus dipertanggung-jawabkan lagi. Dengan demikian, Yesus Kristus tidak menebus dosa-dosa manusia. Baca artikel Apakah Yesus Menebus Dosa Manusia Atau Adam untuk kajiannya.

Apakah Allah Adil Menghukum Manusia Kekal dalam Neraka?

annihilasionisme Keadilan Allah Dan Penyiksaan Kekal Dalam Neraka
Keadilan Allah Dan Penyiksaan Kekal Dalam Neraka
SAKSI-SAKSI YEHUWA mengajarkan paham annihilasionisme. Apakah itu? Keyakinan bahwa orang-orang yang tidak percaya tidak akan mengalami penderitaan atau penyiksaan kekal di neraka, namun akan “dimusnahkan atau dipadamkan” setelah seseorang meninggal dunia. Kepercayaan annihilasionisme dapat terjadi karena akibat dari kesalah-pahaman terhadap salah satu atau beberapa doktrin berikut ini: (1) keadilan Allah, (2) akibat dosa, (3) kebangkitan tubuh (4) dan natur neraka. Dalam bahasan kali ini saya akan menguji berdasarkan logika sehat; apakah pengajaran annihilasionisme membuktikan “keadilan Allah” telah ditegakkan?

Siapakah Yesus? Allah Dilahirkan Bapa Dalam Kekekalan

kristologi saksi yehuwa
Yesus Satu-Satunya Allah Yang Diperanakkan
ARTIKEL SUBSTANSI ATAU Hakekat Dan Pribadi Yesus menjelaskan bahwa Yesus Kristus diperanakkan atau dilahirkan oleh Allah Bapa oleh karena itu Yesus memiliki hakekat yang satu dan sama dengan Bapa.

Tentunya ketika saya katakan bahwa Yesus diperanakkan oleh Allah Bapa menimbulkan pertanyaan baru yaitu jika Yesus diperanakkan, bukankah berarti ada satu waktu eksistensi Yesus Kritus tidak ada? Dengan kata lain Yesus Kristus tidak memiliki attribute keallahan yaitu kekal karena Yesus memiliki suatu permulaan.

Kita lihat komentar seorang pembaca blog ini berinitial AL:

Kristologi: Apakah Yesus Tidak Setara Dengan Allah Bapa (1 Kor 11:3, 15:18)?

kristologi siapakah yesus allah atau manusia
Kristologi: Apakah Yesus Setara Dengan Allah Bapa?
MENGAPA ORANG PADA umumnya — khususnya Saksi-Saksi Yehuwa — sulit memahami ketika Yesus Kristus hidup di bumi tidak hanya sekedar manusia tetapi juga sekaligus adalah Allah sejati satu hakekat dengan Allah Bapa? Salah satu faktornya adalah Yesus benar-benar hidup sebagai manusia; dilahirkan dari perawan Maria (Mat. 1:18, Luk. 1:30-38), Yesus tumbuh dan berkembang layaknya seperti manusia normal (Luk. 2:40), memiliki unsur-unsur hakekat sifat manusia, tidak saja tubuh jasmaniah seperti manusia tetapi juga memiliki perasaan seperti manusia juga; misalnya Ia dapat lelah (Yoh. 4:6), lapar (Mat. 4:2, 21:18), haus ( 19:28), tidur (Mat. 8:24) dan lain-lain kelemahan manusia. Sebaliknya, Allah [Bapa] adalah Roh, tidak berwujud sehingga tidak satu orang pun pernah bertemu dengannya secara pribadi (Yoh: 4:24) dan sekaligus Allah [Bapa] adalah Mahakuasa.

Apakah Roh Allah Membimbing Hidup Saksi Yehuwa? Tidak!

saksi yehuwa bukan anak allah
Buah-Buah Roh Dihasilkan Oleh Anak-Anak Allah
APAKAH PERANAN ROH Kudus dalam kehidupan orang Kristen? Banyak. Namun demikian, saya hanya akan membahas salah satunya saja yaitu jika Roh Kudus memimpin dan berdiam dalam kehidupan orang percaya maka ia dimampukan untuk mematikan perbuatan-perbuatan daging yang menguasai hidupnya sehingga ia akan hidup dan dimampukan untuk menghasilkan buah-buah roh (Gal. 5:22-23). Sebaliknya, tanpa Roh Kudus maka ia akan mati (Roma 8:13).

Nah, bagaimana dengan doktrin Saksi Yehuwa mengenai peranan Roh Kudus dalam kehidupan para Saksi Yehuwa? Artikel kali ini yaitu Apakah Roh Allah Membimbing Hidup Saksi Yehuwa? Tidak akan membahasnya.


.